Friday, 4 November 2011

Dekati Rp9.000, Rupiah Masih Aman


Pagi ini rupiah dibuka Rp8.950. Namun beberapa menit kemudian melemah ke Rp8.970.

Jum'at, 4 November 2011, 09:98 WIB
Perdagangan valuta asing di Jakarta
 
Ekonom Danareksa Institute Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan melemahnya nilai tukar rupiah yang menembus level Rp9.000 per dolar Amerika Serikat pada Kamis kemarin merupakan hal yang wajar. Menurut dia, rupiah masih aman jika bergerak pada level Rp8.500 - Rp9.000  per dolar AS.

"Pelan-pelan rupiah akan kembali ke level yang aman,” kata Purbaya saat di hubungi VIVAnews.com di Jakarta, Jumat 4 November 2011.

Dalam laman Reuters, pagi ini rupiah dibuka pada level Rp8.950. Namun beberapa menit kemudian melemah ke Rp8.970 per dolar AS. Rupiah sempat melewati Rp9.000 pada Kamis kemarin, tepatnya pada Rp9.030, dan kemudian ditutup di Rp8.960.

Purbaya mengimbau para pelaku pasar jangan terlalu khawatir, sebab fundamental ekonomi Indonesia masih bagus. Selain itu, dampak dari krisis global pun tak begitu terasa. “Pelemahan rupiah ini hanya bersifat sementara," katanya.

Membaiknya bursa Amerika Serikat pada perdagangan Kamis, atau Jumat pagi waktu Indonesia, juga diperkirakan akan menggiring rupiah ke arah positif. Pada perdagangan Kamis, indeks Dow Jones ditutup menguat 208,43 poin (1,76 persen) ke level 12.044,47. Indeks Standard & Poor's 500 naik 23,25 poin (1,88 persen) ke level 1.261,15 dan Nasdaq menguat 57,99 poin (2,20 persen) menjadi 2.697,97.

Sentimen positif lain, cadangan devisa Bank Indonesia sebesar US$114,502 miliar per 30 September, menurut Purbaya, masih dalam kondisi aman. Cadangan devisa ini masih cukup untuk intervensi rupiah.
Share on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright icecool 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all